Banda Aceh - Banda Aceh gagal mempertahankan piala adipura tahun 2015 ini, warga kota Banda Aceh meminta Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bertanggung jawab. Melalui jejaring sosial warga menyampaikan kekecewaannya kepada Illiza, karena saat dipimpin almarhum Mawardy Nurdin, Banda Aceh selalu langganan Adipura. Illiza pun membela diri, faktor kekalahan kota Banda Aceh mempertahankan adipura karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dinilai kurang layak oleh tim penilai dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Beredar kabar Illiza akan mencopot Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Banda Aceh, Jalaluddin karena kegagalan mempertahankan Adipura. Pasca hujatan netizen beredar luas di jejaring sosial, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Banda Aceh, Jalaluddin tertangkap kamera sedang membersihkan sampah warga dikawasan gerbang timur Unsyiah. Dari foto yang diupload anggota DPRK Banda Aceh dari PKS, Irwansyah, terlihat sang kadis membersihkan sampah yang berserakan di sekitar kampus Unsyiah.
Sejumlah warga menduga, Jalaluddin diperintahkan Illiza untuk mengecek sendiri kondisi sampah di Banda Aceh. “Mungkin karena dinas kebersihan dianggap gagal dalam mempertahankan adipura, bunda Illiza marah besar dan memerintah kadis agar tidak duduk dibelakang meja, harus langsung mengecek sendiri,” ujar Mukhlis warga Darussalam.
Saat membersihkan sampah, kadis Jalaluddin terlihat berpakaian gamis. Anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah mengatakan, kadis meminta maaf kepada warga kota Banda Aceh jika pelayanan mereka belum maksimal. (red)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.