Banda Aceh - Pengumuman murid baru yang lulus sudah diumumkan Selasa (28/6) di sejumlah SD di Banda Aceh. Namun sejumlah orang tua murid yang tidak lulus mengamuk karena tidak adanya penjelasan yang memuaskan dari pihak sekolah. Salah satunya berada di SDN 20 Banda Aceh.
Beberapa orang tua murid yang anaknya tidak lulus menduga ada permainan antara oknum kepala sekolah dan dinas pendidikan Banda Aceh. “Sebelumnya diberitahukan oleh sekolah, jika usia anak sudah diatas 6 tahun 6 bulan dan berdomisili di sekitar kecamatan Kuta Alam maka akan diprioritaskan, namun faktanya anaknya yang sudah berumur 6 tahun 9 bulan tidak lulus.” ujar RN warga Lampulo kepada HarianMerdeka.com
Dia lalu menceritakan ada murid yang berasal dari kecamatan Jaya Baru tetapi diluluskan masuk SDN 20 Banda Aceh. “Kan Aneh, anak kami warga Kuta Alam malah tidak lulus, saat ditanya ke sekolah katanya itu keputusan dinas, orang luar malah bisa lulus, andaikan anak saya dites saya jamin dia akan lulus,” ujarnya.
Selain tidak lulus di SDN 20 Banda Aceh ternyata anaknya juga tidak lulus di pilihan kedua yakni SDN 27 dan pilihan ketiga SDN 41. “Sekarang bagaimana nasib anak saya, ketiga SD tidak lulus, mau daftar ke SD lain sudah tutup, terancam tidak sekolah anak saya ini,” ujarnya.
Warga lainnya, L mengakui sempat terjadi keributan antara orang tua murid dan pihak sekolah. “Tadi udah pada emosi bang, ada orang tua murid yang ancam bakar sekolah, panas suasananya. Untung ada personil Polsek Kuta Alam yang menenangkan massa,” ujarnya.
Sementara itu, handphone Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh Syaridin tidak aktif sejak sore hingga berita ini diturunkan. Kabarnya tidak hanya di SDN 20, namun sejumlah SD di Banda Aceh juga terjadi aksi keributan antara orang tua murid dan pihak sekolah.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.