Banda Aceh - Krisis air bersih yang melanda Banda Aceh membuat warga emosi dan kesal. Pasalnya meskipun Bunda Illiza sudah merombak pimpinan di PDAM Tirta Daroy Banda Aceh, faktanya masih banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Puncak dari emosi warga, Kepala PDAM Tirta Daroy Banda Aceh, T Novizal Aiyub dimaki pelanggan melalui telepon genggamnya. Novizal Aiyub mengatakan inilah untuk pertama kali dalam hidupnya dimaki oleh warga. ” Untuk pertama kalinya dalam hidup…….., Malam tadi selepas magrib saya menerima telp dari nomor +6281360426545 yang melaporkan bahwa di rumahnya di Jalan Bahagia sudah 3 minggu tidak ada air, lalu saya menjawab mengapa telat sekali melapor sampai menunggu 3 minggu dan waktu magrib? Kalau saja dilaporkan di jam kerja kami bisa lsg mengirim petugasnya. Setelah telpon ditutup saya mengirim SMS meminta ID pelanggan untuk memudahkan petugas menuju ke lokasi, sesaat kemudian no tsb kembali menelpon saya sambil marah marah bilang : untuk apa ID pelanggan datang aja kemari , sekali lagi saya jelaskan bahwa kami perlu ID pelanggan agar tau lokasi persisnya. Lalu untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup saya yg sudah 50 tahun mendengar makian dalam bahasa Aceh yang fasih : Ka jak **ma leh!!!! Andai saja makian itu bukan dalam bahasa ibu mungkin tidak terlalu menyakiti saya. Haruskah kami yg kebetulan bekerja mencari nafkah di pelayanan publik dimaki seperti itu, walau kami akui bahwa kerja kami belum memuaskan semua orang? PANTASKAH??? Ujar Novizal Aiyub.
Sementara itu anggota DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab meminta pemkot Banda Aceh serius menangani permasalahan air bersih di Banda Aceh.

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.