Banda Aceh - Perhelatan malam final agam inong Banda Aceh menuai kecaman dari masyarakat. Pasalnya acara pemilihan muda-mudi duta kota Banda Aceh berlansung hingga pukul 01.00 WIB dinihari. Kadisbudpar Banda Aceh Ridha MM mengatakan acara semalam mundur dari jadwal yang ditentukan. Padahal pihaknya sudah mempersiapkan rundown acara hingga tepat pukul 23.00 WIB.

“Kami akui kesalahan ini, dan kami meminta maaf kepada warga kota Banda Aceh. Hal ini diluar perkiraan kami,” ujarnya. Namun dirinya juga mengatakan acara ini dibantu EO swasta yakni Diwana Organizer. “Ada EO Swasta yang membantu acara ini, meskipun bukan semuanya. EO Diwana Organizer yang selama ini merupakan rekanan kami untuk acara hiburan di taman Putro Phang,” jelasnya.
Saat disinggung apakah tidak ada teguran dari Walikota Banda Aceh yang juga hadir di gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Ridha mengatakan tidak ada. “Saya dan Ibu Illiza duduk agak jauh, jadi tidak ada komunikasi, kedepan ini menjadi pembelajaran bagi kami, kami tidak akan menggelar lagi acara pada malam hari,” pungkasnya.
Ajang pemiliha agam dan inong Banda Aceh berlangsung hingga Ahad (3/4/2016) dinihari atau sekitar pukul 01.00 WIB. Dan, inilah mereka yang berhasil dinobatkan sebagai agam dan inong Kota Banda Aceh 2016.
Acara pemilihan agam dan inong Kota Banda Aceh berlangsung seru di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, sejak usai salat Isya, Sabtu malam. Acara itu baru berakhir pada pukul 01.00 WIB, Ahad, setelah dewan juri memilih Aan Risnanda Valevi, 23 tahun, mahasiswa Fakultas Hukum Unsyiah, dan Yulia Usfa, 18 tahun, mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Pendidikan Bahasa Inggris Unsyiah, sebagai Agam dan Inong Banda Aceh 2016.
Aan dan Yulia berhasil mengungguli 30 peserta (terdiri atas 15 agam dan 15 inong). Sebelum melaju ke babak final, peserta terlebih dahulu dikarantina.
Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal menyebutkan, agam dan inong yang terpilih harus mampu mempromosikan pariwisata, termasuk wisata islami, ke seluruh dunia.
“Duta wisata harus mempunyai wawasan yang luas untuk mempromosikan wisata,” ujar Illiza dalam sambutannya. (red/acehkita)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.