Ini Dia Kata-Kata Kasar Ketua Jokowi Center Aceh di Facebook

Banda Aceh - Koordinator Jokowi Center Provinsi Aceh, Teuku Neta Firdaus belakangan ini menghebohkan para Netizen pasca melontarkan kata-kata kasar di situs jejaring sosial Facebook.

Hal tersebut diketahui setelah laman Facebook ACEH SEPANJANG ABAD mengunggah sebuah postingan terkait perkataan kasar Teuku Neta Firdasus.

Dalam postingannya akun facebook ACEH SEPANJANG ABAD katakan, “PERHATIKAN FOTO SCREENSHOOTS DIBAWAH!

Tidak hanya itu, Teuku Neta Firdaus juga menuliskan kata-kata kurang menyenangkan kepada anggota pengawas PDPA. Adriyansah Khaliq yang pernah mengomentari statusnya terkait kunjungan Jokowi ke Amerika. Neta menulis “Kenapa dengan kontrak Freeport, apa anda tidak dilibatkan. Apa ada kekayaan nenek anda yang dirugikan,”.

Polemik kata-kata kasar Teuku Neta Firdaus di Facebook

Teuku Neta Firdaus adalah Koordinator Jokowi Center Provinsi Aceh. Baru-baru ini dia telah melaporkan ke polisi dua warga Aceh Barat yang diduga menghina presiden Jokowi.

Namus pasca pelaporan itu Teuku Neta Firdaus habis dihujat oleh Netizen setelah pesan di Facebooknya beredar luas. Pasca foto-foto screenshoots kata-kata kasar Teuku Neta Firdaus diunggah, banyak Netizen yang merasa miris dengan kelakuan relawan Presiden Jokowi tersebut.

Seperti komentar yang dikatakan oleh akun Facebook bernama Rafa Razi Falefi, “Saya dulu juga ada berdebat dengan sigam tu di fb. iya, perkataannya sedikitpun tidak menunjukkan sopan santun dan etika. krn saya menyuruh dia wudhu (sebab dituduh saya antek PKS) dia menghujat saya dengan sebutan Anjing. begitulah kelakuan cuak yang rela meghisap darah sesama bansa aceh, demi menghamba pada jokowi. Penjilat…

Begitupun komentar yang dilontarkan oleh Netizen bernama Syamsul Alam, “Usir dia dr Aceh….para pendahulu Aceh itu orang2 hebat punya budi pekerti dalam berbudi bahasa.”

Hingga kini belum ada klarifikasi maupun keterangan secara pasti terkait kasus perkataan kasar Teuku Neta Firdaus tersebut. Saat dicek profil FB nya terlihat Neta terakhir update status pada 23 November lalu (red/rancahpost)

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply