Irwan Djohan Batal Jadi Cawalkot Banda Aceh, Loyalis Kecewa ?

<

Banda Aceh - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Banda Aceh mengusung Heri Julius sebagai calon Wali Kota Banda Aceh pada pemilu 2017 mendatang.

Ketua DPD Partai Nasdem Banda Aceh, Teuku Irwan Djohan menjelaskan tujuan mengusung Heri Julius sebagai calon wali kota pada pemilu 2017 mendatang sebagai wujud komitmen Nasdem dalam mengutamakan kadernya sendiri.

“Kami tetap utamakan dari kader Nasdem, kemungkinan akan mengusung wakil ketua DPRK Banda Aceh, yaitu Heri Julius,” ujar Irwan Djohan.

Namun dirinya tetap menunggu keputusan akhir dari Dewan Perwakilan Pusat. Nasdem, kata Irwan, tetap membuka peluang kepada partai-partai lain untuk berkoalisi.

“Usulan Nasdem Banda Aceh Heri Julius, namun keputusan tergantung DPP,” kata Irwan Djohan.

Keputusan Nasdem Banda Aceh mengecewakan para loyalis Irwan Djohan yang selama ini berharap Irwan Djohan akan maju sebagai cawalkot untuk menebus kekalahannya pada 2012 lalu. Padalah selama ini loyalis Irwan sudah bersusah payah melakukan pencitraan di media sosial, namun semuanya sia-sia ketika Irwan Djohan memutuskan bertahan sebagai wakil ketua DPRA.

Di media sosial facebook, loyalis Irwan Djohan mengatakan Heri Julius kalah populer dibandingkan Irwan Djohan dan diyakini akan kalah di pilwalkot Banda Aceh.

Keputusan MK yang menetapkan anggota DPR, DPD, dan DPRD harus mengundurkan diri jika mencalonkan diri pada Pilkada membuat anggota dewan meradang. Pasalnya berat bagi mereka melepaskan kursi empuk karena jika kalah harus gigit jari kehilangan jabatan dan pemasukan dari DPR, DPD atau DPRD. Namun ada juga anggota dewan yang berani mengambil resiko melepaskan jabatannya karena ingin berbuat lebih banyak untuk masyarakat dengan menjadi Gubernur, Bupati atau Walikota. (red/ajnn)

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply