Banda Aceh - Pilwalkot Banda Aceh 2017 hanya terhitung bulan, sejumlah nama sudah mencuat dipermukaan. Tak berbeda dengan 2012 lalu, pilwalkot tahun depan dipastikan hanya diperebutkan oleh tiga kandidat suara teratas di 2012 lalu. Calon yang sudah pasti akan bersaing kembali adalah walikota incumbent Illiza Sa’aduddin Djamal dan Aminullah Usman, sedangkan Irwan Djohan masih terkesan malu-malu menyampaikan keikutsertaannya dan beralasan masih menunggu perintah dari pusat.
Illiza yang merupakan ketua DPC PPP Kota Banda Aceh mau tidak mau harus berkoalisi dengan partai lain agar bisa mengusung dirinya. PPP memiliki tiga kursi DPRK Banda Aceh sehingga masih membutuhkan dua kursi tambahan. Namun jangan harap Illiza akan mendapatkan dukungan dari Demokrat, karena ketua DPD Partai Demokrat Banda Aceh, Yudi Kurnia adalah orang yang disingkirkan kubu Illiza pada pemilihan wakil walikota lalu.
Warga Banda Aceh berharap pada pemilu 2017 nanti Teuku Irwan Djohan dan Aminullah Usman bersatu untuk mengalahkan Illiza. Safrizal, warga Kuta Alam mengatakan jika Irwan Djohan dan Aminullah maju bersama dipastikan 60 persen suara akan diraih keduanya. “Untuk walikota biarlah Irwan Djohan yang naik, pak Amin sebagai wakil, karena Irwan sudah mengorbankan kursi Wakil Ketua DPRA, nanti untuk periode 2022 - 2027, jika ingin bertarung keduanya silahkan naik masing-masing. Karena hanya dengan cara mereka bersatu mampu mengalahkan Illiza yang merupakan incumbent. Jika keduanya pak Amin dan Irwan naik sendiri-sendiri berat bagi keduanya mengalahkan incumbent.” ujarnya.
Senada dengan Afrizal, Ruslan warga Lampulo berharap Aminullah Usman bisa berbesar hati untuk menjadi wakil walikota. “Pak Amin harus mengalah, meskipun lebih tua, karena jika pak Amin dan Irwan memaksakan diri sudah pasti berat bagi keduanya menang. Irwan juga tidak mungkin jadi wakil walikota, jabatannya sekarang itu setingkat wakil gubernur di DPRA,” ujarnya.
Namun Ruslan menjelasan jika Irwan Djohan tidak maju sebagai walikota diharapkan nasdem bisa menyodorkan calon wakil walikota seperti Heri Julius atau Iqbal Djohan kepada Aminullah Usman. “Ini skenario yang bisa diterapkan. Irwan tetap di DPRA, namun Nasdem mengusung wakil walikota mendampingi pak Amin. Yang paling populer adalah Iqbal Djohan sebagai peraih suara terbanyak di pileg 2014 lalu. Dengan demikian suara pemilih Irwan Djohan dipastikan mengalir ke Aminullah Usman, apalagi Irwan akan berkampanye total untuk kemenangan Nasdem di Banda Aceh,” jelasnya. (red)
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.