Banda Aceh - Calon walikota Banda Aceh dari Partai Nasdem, Teuku Irwan Djohan mengakui siap mundur dari kursi wakil ketua DPR Aceh jika diperintah partai maju dalam Pilkada Banda Aceh. Kepada HarianMerdeka.com, Irwan Djohan mengatakan dirinya siap merebut posisi Banda Aceh satu dan sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai pendukung yang memiliki kursi di DPRK Banda Aceh.
“Beberapa partai sudah ada komunikasi, bahkan Demokrat dan Nasdem sangat intens membangun komunikasi, wacana saya duet dengan Yudi Kurnia nanti partai yang memutuskan, semuanya ada mekanisme,” ujarnya.
Irwan menambahkan jika Nasdem tidak mengusung dirinya maka ia tidak akan maju di pilkada Banda Aceh meskipun diusung partai lain. “Saya kader Nasdem dan Ketua DPD Banda Aceh, saya loyal terhadap keputusan partai, jika tidak diusung maka saya tidak akan memaksakan diri ikut serta dalam pilkada,” ungkapnya.
Irwan menjelaskan begitu banyak permintaan masyarakat Banda Aceh yang menginginkan dirinya maju dalam pilkada tahun depan. “Intinya saya siap maju jika diperintah partai, apalagi respon masyarakat Banda Aceh cukup antusias,” pungkasnya.
Irwan Djohan dan Alamsyah sempat menyita perhatian publik pada pilkada 2012 lalu, pasangan independen ini mampu meraih 13.318 suara atau 15,39 persen, lalu Aminullah yang maju Tgk Muhibban memperoleh 28.488 suara atau 32,91 persen. Sementara itu, Illiza yang bersanding dengan almarhum Mawardy Nurdin memperoleh 37.598 suara atau 43,44 persen.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.