Banda Aceh - Kepala dinas PU kota Banda Aceh, Samsul Bahri mengatakan pemkot Banda Aceh tidak sempat dilombakan karena minimnya waktu. “Waktu itu Bukopin minta designnya untuk diajukan ke pusat, katanya harus cepat, kami lalu menunjuk konsultan untuk mengerjakan design tugu bundaran simpang lima, setelah pemkot dan Bukopin berembuk diputuskan design tersebut yang digunakan,” ujarnya kepada HarianMerdeka.com
Design bundaran simpang lima tersebut sudah beredar sejak tahun lalu. “Design sudah kami siapkan sejak tahun lalu, tapi baru dibangun bulan ini, tidak tahu kenapa baru dibangun sekarang,” ujarnya.
Samsul menjelaskan pihaknya memberikan jatah pembangunan kepada Bukopin, lantaran menghargai bangunan tersebut dulunya dibangun oleh Bukopin. “Memang banyak perusahaan yang ingin membangun tugu bundaran simpang lima, lalu kami tanyakan kepada Bukopin mau dibangun atau tidak, ternyata Bukopin mengiyakan pembangunan tugu baru,” ungkapnya.
Samsul menambahkan untuk design tugu pihaknya mengeluarkan dana sebesar 50 juta rupiah, sedangkan biaya pembangunan tugu sekitar Rp2 miliar. “Untuk lebih detail anggaran dan kontraktor mana yang bangun silahkan tanyakan ke pak Riza Prapanca kepada Bukopin,” pungkasnya.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.