Jakarta - Duka mendalam untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) malam.
Awalnya warga Palu dan Donggala sudah merasa sedikit tenang lantaran peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG sudah diakhiri.
Namun siapa sangka, ternyata 30 menit kemudian , tsunami malah menerjang Palu dan Donggala.
BKMG dinilai gagal memberikan informasi yang tepat bagi warga, sehingga warga merasa tsunami tidak akan terjadi.
Diduga akan banyak korban jiwa yang terbawa arus tsunami lantaran banyak warga yang kembali ke rumah mereka yang berada di pesisir pantai lantaran peringatan tsunami sudah diakhiri.
Jika hal ini merupakan kelalaian dari BMKG dan instansi terkait maka sudah selayaknya Presiden mengambil langkah tegas.
Andaikan hal ini terjadi di Jepang, kemungkinan besar Perdana Menteri bersama Menteri dan pejabat terkait akan mengundurkan diri massal lantaran merasa gagal dalam melindungi warga negaranya dari musibah yang seharusnya bisa dicegah lebih awal. (editorial)



















