Kisah Ustadz Abdul Somad Menolak Naik Mimbar Khatib Di Masjid Raya Baiturrahman

0

Banda Aceh - Ustadz Abdul Somad begitu dicintai warga Aceh, hal ini terbukti dari membludaknya warga yang datang ke Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh untuk mendengarkan tausiyah beliau.

Diperkirakan ada sedikitnya seratusan ribu warga Aceh yang memadati Taman Ratu Safiatuddin atau lebih dikenal dengan PKA.

Saat pelaksanaan Shalat Qiyamul Lail, di Masjid Raya Baiturrahman, sejarah mencatat untuk pertama kalinya dalam sejarah, ribuan umat Islam memadati Shalat Qiyamul Lail dan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman. Keramaiannya seperti waktu Shalat Jumat, padahal ini bukan hari libur.

Redaksi Harian Merdeka yang ikut langsung menyaksikan tausyiah Ustadz Abdul Somad sempat melihat dua kali Ustadz Abdul Somad menolak naik ke mimbar khatib Masjid Raya Baiturrahman.

Dirinya hanya ingin berdiri di depan jamaah tanpa harus naik ke mimbar khatib.

Namun akhirnya UAS naik ke mimbar khatib, karena diminta berulang kali oleh panitia untuk naik ke mimbar dengan alasan banyak jamaah di shaf belakang yang tidak terlihat jika UAS tidak naik mimbar.

Ada rasa gemetar dari jiwa UAS saat menapaki mimbar khatib, baginya ini adalah mimbar yang sangat sakral dan biasanya dirinya hanya melihat dari foto keagungan MRB, namun subuh itu ia dijadwalkan memberikan tausyiah di masjid paling bersejarah di Indonesia ini.

Dirinya pun membuka tausyiah dengan memuji keindahan MRB dan kuasa Allah yang menjadikan MRB ini aman dari gempa dan tsunami.

Dirinya juga bercerita bahwa dirumahnya di Riau, ada foto MRB yang dipajang oleh orang tuanya.

Rakyat Aceh masih kurang puas dengan singkatnya waktu UAS dalam memberikan tausyiah. Di MRB hanya ada waktu 40 menit yang tersedia untuk UAS. Rakyat Aceh masih merindukan kehadiran UAS dengan gaya tausyiahnya yang kocak namun penuh ilmu.

UAS mengingatkan umat Islam akan sosok almarhum KH. Zainuddin MZ , dai sejuta umat, yang begitu dinantikan umat saat bertausyiah.

Facebook Comments