Sssttt! Warga Banda Aceh Numpang ‘Mandi Wajib’ di Rumah Tetangga

Banda Aceh - Warga di Banda Aceh mengeluhkan susahnya menunaikan shalat lima waktu lantaran air PDAM sering mati. Warga yang tidak memiliki sumur, terpaksa menumpang di rumah tetangga mereka.

“Mau bagaimana lagi, kalau air mati terpaksa numpang di rumah tetangga, kalau cuma wudhu tidak masalah, nah kalau musti mandi wajib ini kan repot, harus bawa handuk, sabun, sikat gigi dan lain-lain,” ujar Rusli warga Kecamatan Kutaraja Banda Aceh.

Rusli menambahkan warga kecewa dengan pelayanan PDAM Tirta Daroy Banda Aceh. “Pesan kami untuk pak Aiyub, sudah setahun dikasih kesempatan kerja namun beliau sepertinya tidak mampu bekerja, lebih baik mengundurkan diri, daripada nanti diturunkan paksa warga,” jelasnya.

Rusli mengaku harus begadang tiap malam jika tidak ingin mandi wajib di rumah tetangga. “Dari pagi sampai malam kami berjualan dipasar, harusnya malam hari bisa istirahat dengan tenang, tapi kami dipaksa begadang oleh Bunda Illiza, kalau Bunda tidak mengganti dirut PDAM, lebih baik Bunda saja yang diganti pada 2017, karena tidak mampu memimpin Banda Aceh,” tegasnya.

Warga dikecamatan Kutaraja mengakui air PDAM tidak lancar, harus menggunakan mesin pompa air, namun terkadang mesin pompa air hanya mengeluarkan angin. Jika warga kesulitan mandi wajib, sudah pasti akan kesulitan melaksanakan Shalat lima waktu.

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply