Banda Aceh - Mantan anggota satpol PP WH Banda Aceh yang melakukan operasi tangkap tangan terhadap Haji Bakry Usman kini dimutasi ke kantor keuchiek (kepala desa) di desa Peulanggahan Banda Aceh. Pria tersebut bernama Iwan Setiawan yang sempat membuat heboh provinsi Aceh saat menangkap pejabat yang sedang mesum dengan pekerja salon.
Tidak hanya Haji Bakry yang dicokoknya, ajudan walikota Banda Aceh semasa dipimpin Almarhum Mawardy Nurdin juga berhasil ditangkap saat mesum di dalam mobil. Karena aksinya yang tanpa kompromi, Iwan Setiawan kini hanya menjadi asisten Geuchiek (lurah) di Banda Aceh.
Kedua tersangka mesum tersebut hingga kini tak tersentuh hukum cambuk. “Mungkin ‘backing’ mereka terlalu kuat” ujar seorang warga Banda Aceh, Amiruddin. Selama ini hukum cambuk hanya dikenakan bagi rakyat kecil, misalnya kedapatan saat adu ayam dan batu domino. Rakyat Aceh berharap pemerintah tidak tebang pilih dalam menegakkan Syariat Islam. (red)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.