Unggul di Survei, Irwan Djohan Siap Lawan Illiza?

aceh-new-main-landing
foto Kiss Aceh

Banda Aceh - Politisi muda partai Nasdem, Teuku Irwan Djohan (TID) unggul dalam survei yang dilakukan oleh Aceh Branding Institue (ABI) terkait calon walikota Banda Aceh mendatang. Informasi dari orang dekat TID, 90 persen TID akan mencalonkan diri sebagai cawalkot Banda Aceh 2017 mendatang meskipun harus kehilangan kursi wakil ketua DPRA.

Diduga keputusan TID ini lantaran dirinya mulai tidak nyaman duduk di DPRA karena tarik ulur kepentingan politik. Hal ini terlihat saat TID mendukung Gubernur Aceh mengeluarkan Pergub terkait RAPBA 2016. Bahkan TID sempat mengeluarkan penyataan mengejutkan di media sosial yang mengatakan siap mati demi kepentingan rakyat.

Irwan Djohan : Ayah Saya Mati Ditembak, Kehilangan Nyawa Pun Saya Siap

Sebelumnya Irwan Djohan mengatakan dirinya tidak akan ikut serta dalam pilwalkot Banda Aceh 2017 mendatang karena DPD Partai Nasdem Banda Aceh mengusulkan nama Heri Julius sebagai calon walikota. Namun dengan keunggulan survei ini, bisa jadi Irwan Djohan akan berubah pikiran.

Baca : Irwan Djohan Batal Jadi Cawalkot Banda Aceh, Loyalis Kecewa ?

Survei ABI dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 1156 responden di 9 Kecamatan di Banda Aceh yang dijalankan pada tanggal 1 hingga 8 Desember 2015 dengan karakteristik responden berdasarkan keterwakilan jenis kelamin, golongan usia, agama, pekerjaan pokok, tingkat pendidikan dan afiliasi partai politik.

Direktur ABI, Muhammad Firdaus dalam rilisnya kepada media menuturkan, poin dalam survei ini adalah menguji elektabilitas sejumlah tokoh yang sering dibicarakan dan diwacanakan oleh publik serta diprediksi akan maju sebagai kandidat Walikota atau sebagai Wakil Walikota dalam Pilkada Kota Banda Aceh pada tahun 2017 mendatang.

“Kami mengajukan 15 nama tokoh dengan kapasitas sebagai bakal calon Walikota/Wakil Walikota, lalu kami mengajukan pertanyaan siapa yang paling pantas menjabat sebagai Walikota dan sebagai Wakil Walikota Banda Aceh periode 2017-2012,” Papar Firdaus dalam pers rilisnya, Minggu, 27 Desember 2015.

“ada pilihan siapa yang pantas menjadi Walikota, cuma ada tiga tokoh yang melewati angka 10 persen, yaitu Teuku Irwan Djohan yang menguasai 29,2 persen, Illiza Sa’adudin Djamal dengan perolehan 22,8 persen, kemudian disusul oleh Aminullah Usman dengan perolehan 14,7 persen.

Sementara pada bursa Wakil Walikota, ada lima nama yang melewati elektabilitas diatas angka 10 persen, yaitu di peringkat teratas Darwati A.Gani dengan perolehan 19,4 persen, Keuchiek Zainal 14,4 persen, kemudian disusul Sabri Badruddin 13,6 persen, Yudi Kurnia 11,3 persen dan Ibu Rusdi 10,2 persen.

“Sementara yang belum menentukan pilihan, baik pada pilihan Walikota dan Wakil Walikota persentasenya sama, yaitu sebanyak 14 persen,” ujar Firdaus. (red/mediaaceh)

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply