Banda Aceh - Gelombang protes dan kritik sejumlah aktivis terhadap acara kenduri Sunat Rasul Sunil Iqbal putra Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, ternyata berdampak pada minusnya kehadiran sejumlah kepala dinas atau SKPA dijajaran Pemerintah Aceh.
Maklum, selain acara itu dilaksanakan di rumah dinas, kawasan Blang Padang Kota Banda Aceh, ada dugaan juga dilarang hadir oleh Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah. Begitupun tampak hadir Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Rudi Polandi.
Staf Khusus Muzakir Manaf Win Rimba Raya mengakui hal itu. Katanya, ada juga beberapa Kepala SKPA yang hadir. Misal, Bukhari AK, Kadis Registrasi dan Kependudukan serta Asisten I Sekda Aceh Muzakar A. Gani. “Tapi memang banyak yang tidak hadir,” jelas Win. Namun, dia tak bisa memastikan apakah ketidakhadiran itu terkait dengan informasi yang beredar dalam masyarakat bahwa ada dugaan larangan dari orang nomor satu Aceh.
Maklum, sejak setahun lalu, hubungan dan komunikasi antara Gubernur dan Wagub Aceh kurang baik. Tak hanya itu, saat Wagub melakukan kunjugan kerja ke daerah juga tidak didampinggi para Kadis terkait. (modusaceh)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.