Warga Minta Bunda Eli Mundur dari Walikota, Mengapa?

<

Banda Aceh - Krisis air bersih di kota Banda Aceh semakin menjadi-jadi. Warga Banda Aceh terpaksa mandi dengan air galon isi ulang karena air PDAM Tirta Daroy Banda Aceh tidak mengalir. Warga kota Banda Aceh melalui media sosial juga mempertanyakan tagihan PDAM yang melonjak padahal air tidak mengalir lancar.

Berikut ungkapan kekesalan warga di media sosial facebook ” Tgl, 22 Januari 2016 saya sudah mlunasi pembyaran bulanan Air PDAM, dan trnyata tidak sesuai tagihan dng pmakaian air tiap bln, Air PAM hdup cuma dua x sehari pkul 00.00 dan 15:00 tapi knapa tgihan saya smpai 179.000 perbln? Sdangkan bln januari 2015 smpai agustus 2015 tagihan saya cuma 39.000 pling bnyak toh pmakain air sma, sehari pling bnyak 250 ltr satu tangki, Ok lah gak apa2 yg saya keselkan pagi ini tgl 23 januari 2016 anak sya terpaksa mandi pkek air galon krena air PAM kosong dar jam 00:00 smpai jam 07.00 msih kosong, meteran nya jalan ? Smoga ja pmerintah bisa mmperbaiki PDAM kota banda aceh, bila ada yg tdk percaya bleh dtang lngsung ke rmh saya dan coba anda tnggal dirmh saya selama 24 jam biar tau jam2 brapa aja air pam hdup, Pemerintah Kota belum ada orang yg bisa membenah hal kcil2 kek gini GILIRAN telat ancaman mau diputuskan, klu air kosong APATanggapan ANDA Pak Pejabat? Klu tdak bisa membuat msyarakat nyaman tdak prlu umbar janji lebih baik, camkan itu, aleh peuleumak boh droee dum peunyaket, “

Warga di gampong Peulanggahan, kecamatan Kutaraja Banda Aceh juga kecewa lantaran air tidak mengalir saat waktu Shalat tiba. Zulkarnain warga Peulanggahan mengaku sudah habis kesabaran menghadapi persoalan air bersih yang tidak kunjung selesai meskipun sudah berganti pimpinan PDAM. “Sudahlah bunda eli, jika engkau tidak mampu memimpin kota ini lebih baik engkau mengundurkan diri saja, sudah lelah kami melihat kepemimpinanmu yang doyan jalan-jalan ke luar negeri namun tidak ada hasil bagi Banda Aceh, mandi wajib saja kami sering menumpang di rumah tetangga, giliran hidup air lebih sering keruh daripada jernih,” ujarnya.

Baca juga : Sssttt! Warga Banda Aceh Numpang ‘Mandi Wajib’ di Rumah Tetangga

Baca juga : Duh, Dimaki Pelanggan, Direktur PDAM Banda Aceh Curhat di Facebook

 

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply