Banda Aceh - Pernyataan dari seorang yang mengaku pengamat politik dan keamanan Aceh, Aryos Nivada perihal ketua Partai Demokrat Aceh melakukan blunder fatal ditertawakan sejumlah pihak. Kader muda partai Golkar Aceh dan juga aktivis senior Hendra Budian heran dengan pernyataan Aryos Nivada yang mengatakan ketua DPD bisa diusul copot oleh pengamat. Sementara itu ketua Partai Demokrat Aceh, Nova Iriansyah ikut tertawa melalui kolom komentar facebook Hendra Budian.
Selain itu banyak warga di Banda Aceh yang menertawakan statemen Aryos Nivada terhadap Nova Iriansyah. Seorang dosen Unsyiah yang enggan disebut namanya dan juga kandidat Doktor di USM Malaysia bertanya siapa itu Aryos. “Setahu saya dia baru kemarin sore lulus kuliah, kalau tidak salah lulusan pertanian S1 nya, bisa pulak ambil S2 ilmu politik dan pemerintahan, makanya omongannya dimedia banyak gak nyambung, kalau saya baca koran atau media ada muncul si Aryos langsung malas baca isinya, namun anehnya sekarang sudah merasa seperti pengamat top di Aceh, hahahahaha, justru dia yang melakukan blunder fatal dengan mengomentari pernyataan ketua Partai Demokrat Aceh. Pak Nova itu mantan anggota DPR RI, sudah capek makan asam garam di politik, eh sekarang malah anak kemarin sore yang sok pintar muncul, hahahaha,” ujarnya.
Penelurusan HarianMerdeka.com , ditemukan data bahwa Aryos adalah dosen di Akademi Perikanan dan Ilmu Kelautan program studi teknologi pembenihan ikan. Makanya tidak aneh bila Aryos Nivada yang mengaku sebagai pengamat politik dan keamanan Aceh kerap ditertawakan aktivis senior di Aceh. (red)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.