Zikrullah Surati Gubernur Stop Anggaran Untuk KNPI Jamaluddin, Apa Tanggapan Jamaluddin

Banda Aceh - Ketua DPD KNPI Aceh, Zikrullah Ibna mengajak semua komponen pemuda Aceh untuk bersatu dibawah kepemimpinan Fahd El Fuoz Arafiq termasuk kawan-kawan pemuda yang hari ini masih memposisikan diri sebagai bagian dari saudara Rifai Darus, agar segera bergabung bersama dirinya dibawah KNPI yang satu.

“Secara tegas kami sampaikan disini, apabila masih ada DPD KNPI kabupaten/Kota yang tidak sinergis dengan kepengurus DPP KNPI Fahd ArRafiq dan dirinya di DPD KNPI Aceh, Segera akan kita carateker dan mengadakan Musda untuk memilih kepengurusan yang baru” kata Zikri.

Disebutkannya, Selepas Rakernas II KNPI, Jakarta 20-21 Juni 2016, yang di buka secara resmi oleh Menko Polhukam, Luhut B Panjaitan, Mewakili Presiden Joko Widodo, Mempertegas KNPI ini hanya ada satu, di bawah kepemimpinan Fadh Arafiq.

Dalam kesempatan yang sama, Bendahara KNPI Aceh Mahfudz Y Loethan menyampaikan, Pihaknya sudah melayangkan surat untuk pemberhentian anggaran pembinaan kepemudaan Lewat dana APBA, kepada pengurus KNPI sebelumnya yang diketuai oleh saudara Jamaluddin, Kepada Pemerintah Aceh.

“Anggaran untuk pembinaan kepemudaan yang selama ini diberikan kepada kepengurusan Saudara Jamaluddin, Harus segera di hentikan, Mereka sudah tidak berhak lagi mengurus dan mengelola dana itu” Terang Mahfudz.

Surat pemberhentian dana pembinaan kepemudaan di Aceh lewat KNPI ini sudah dikirimkan ke semua instasi yang bersinggungan dengan kepemudaan, Terutama Gubernur Aceh dan tembusannya dikirim sampai ke Mendagri dan Institusi Negara lainnya.

Ditambahkan Zikri lagi, Dalam waktu dekat pihaknya akan segera menghadap Gubernur Aceh dan Ketua DPRA, Guna menyampaikan semua hal terkait KNPI dan hasil Rakernas II KNPI, termasuk beberapa hal terkait pembicaraan dengan Menko Polhukam dan Ketua Umum DPP KNPI Fadh Ar Rafiq.

Beberapa hal tersebut terkait juga dengan persiapan Aceh menjadi tuan rumah Kongres Pemuda tahun 2018 yang akan datang. Zikri menyebutkan, kalau seperti ini Pemerintah Aceh melihat kami di KNPI, Penyelenggaran Kongres Nasional tersebut bisa berpindah tempat ke daerah lain.

“Selama ini hemat kami, Penjabat di Aceh hanya mendegar persoalan KNPI dari satu arah saja, Sehingga yang tersampaikan juga hanya membenarkan kelompok itu saja, makanya ini harus diluruskan, masalah KNPI harus disampaikan secara detil terutama kepada Gubernur Aceh, biar lebih memahami masalah KNPIan lebih lengkap dan tidak sepotong potong saja” Kata Zikri yang di dampingi Yudi Syukran Ketua Bidang OKK KNPI Aceh. Dalam pertemuan itu nantinnya pihaknya akan turut melaporkan kepada Gubernur agenda Pelantikan dan Rakerda KNPI Aceh, Yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bireun dalam waktu dekat ini, disebutnya, Acara ini ini nantinya juga akan dihadiri oleh petinggi Negara.

Kepada HarianMerdeka.com, Jamaluddin mengatakan tidak tahu harus berkomentar apa. “Saya tidak tahu harus komentar, no comment saja,” ujarnya.

 
(red/klikkabar)

Facebook Comments

Berita Rekomedasi

Be the first to comment

Leave a Reply