Aminullah Minta Bank Bukopin Dukung Dunia Usaha

Laporan ,

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta Bank Bukopin Syariah memberikan dukungan untuk dunia usaha di Banda Aceh dan Aceh secara umum dengan memberikan akses pembiyaan bagi pelaku usaha, terutama bagi pelaku usaha kecil.

Permintaan tersebut disampaikan mantan Dirut BPD itu saat menghadiri peresmian Kantor Cabang PT Bank KB Bukopin Syariah (KBBS), Kamis (25/11/2021).

Prosesi peresmian Kantor Bukopin Syariah dilakukan oleh Sekdaprov, Taqwallah bersama Direktur Utama KBBS, Dery Januar dan Komisaris Utama, Mustafa Abu Bakar.

Kata Wali Kota Aminullah, Banda Aceh sebagai ibukota provinsi, mayoritas masyarakatnya bergerak di sektor usaha, mulai dari usaha mikro, kecil dan menengah.

Kata Aminullah, UMKM menjadi elemen penting penopang perekonomian masyarakat Banda Aceh.

Sekilas, ia memaparkan perkembangan dan kendala yang dihadapi pelaku UMKM. Katanya, saat di Banda Aceh terdapat 16.950 unit UMKM (Data September 2021). Jumlah tersebut meningkat pesat jika dibandingkan sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota, yakni 8.580 UMKM (Tahun 2016).
“Alhamdulillah dengan dukungan dan kerja keras Pemko Banda Aceh, saat ini UMKM jumlahnya jadi 16.950 UMKM. Meningkat pesat hingga 99%,” ungkap mantan Dirut BPD Aceh itu.

Lanjutnya, apa yang telah dilakukan Pemko dalam mendorong usaha kecil tentu akan lebih maksimal jika bersinergi dengan perbankan, seperti Bank Bukopin.

Karena UMKM butuh akses pembiayaan agar mereka dapat terus bertahan dan berkembang yang selama ini sempat mengalami kesulitan karena terdampak pandemi Covid-19.
“Dan selama ini, kita sudah dukung pembiayaannya lewat Lembaga Keuangan Mikro Syariah milik Pemko, yakni Mahirah Muamalah. Tentunya akan lebih baik jika Bank Bukopin juga memberikan bantuan pembiayaan untuk mereka,” kata Aminullah.

Selaku Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh, Aminullah Usman mengapresiasi kehadiran Bank Bukopin Syariah di Aceh.

Ia mengatakan kehadiran Bank Bukopin Syariah menunjukkan komitmen mereka dalam menyukseskan implementasi sistem ekonomi syariah di Aceh sesuai amanat Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS).[]