Aminullah Serahkan Mesin Jahit untuk Pengrajin

Laporan ,

Banda Aceh – Kota Banda Aceh terus melengkapi diri dengan membangun pusat kendali berbasis teknologi informasi atau yang dikenal sebagai command center.

Kini, Banda Aceh telah memiliki ruang command center yang terletak di Kantor Dinas Komunikasi, Informasi dan Teknologi (Diskominfotik). Kantor ini berada di gedung DPRK lama, kompleks Balai Kota Banda Aceh.

Kamis (20/1/2022), Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman berkesempatan meninjau ruang command center baru selesai dirampungkan tersebut.

Kedatangan orang nomor satu di Banda Aceh yang didampingi Kabag Prokopim, Said Fauzan disambut Kadiskominfotik Fadhil, Sekdis Taufiq Mauliansyah dan para pegawai Diskominfotik.

Usai bersilaturrahmi dengan para pegawai, Wali Kota langsung menuju ruang command center. Ia ingin melihat sejauh mana progress pembangunan fasilitas tersebut usai dipindahkan dari gedung Diskominfotik lama yang terletak di kawasan Prada.
“Pembangunan ruang command center ini merupakan prioritas kita. Karena Banda Aceh merupakan salah-satu kota dari 100 kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi prioritas dalam pelaksanaan smart city. Dan bahkan Banda Aceh termasuk dalam 25 kota pilot project,” ungkap Aminullah.

Karenanya, lanjut wali kota kehadiran dari command center ini sangat diperlukan dalam rangka mempercepat implementasi dari program smart city tersebut.
“Saya yakin dengan SDM yang kita miliki, perangkat dan fasilitas IT yang sudah ada, Banda Aceh akan semakin cepat merealisasikan penerapan kota pintar (smart city),” ujarnya.

Dikatakannya, smart city sangat diharapkan bagi kota yang terus berkembang seperti Banda Aceh. Karena pemanfaatan teknologi akan mempermudah layanan bagi siapapun yang berada di ‘Kota Gemilang’, baik bagi wisatawan maupun bagi warga Banda Aceh sendiri.
“Karena dengan smart city, semua menjadi mudah, menjadi lebih efisien. Layanan yang kita berikan pun semakin cepat.

Karena itu, kata Wali Kota, Pemko ke depan akan terus fokus melakukan persiapan persiapan di sektor pendukung lainnya guna mempercepat implementasi program smart city.

Ruang command center milik Pemko Banda Aceh ini merupakan salah satu inovasi dalam pelayanan publik yang menyediakan berbagai informasi di lingkup pemerintahan.

Ruangan ini dapat difungsikan semua sebagai tempat untuk memonitor semua aktifitas masyarakat di Kota Banda Aceh. Bahkan wali kota juga bisa memantau aktifitas pemerintahan hingga mendapatkan berbagai data valid dengan cepat.

Selain itu, command center juga mampu menghadirkan berbagai informasi dan data yang dibutuhkan, mulai dari kondisi lalu lintas, informasi layanan kesehatan, transportasi, destinasi wisata hingga harga terkini sembako.