Banda Aceh 817, Tokoh Masyarakat Apresiasi Kinerja Amin-Zainal

Laporan ,

Banda Aceh – Tepat pada Jumat 22 April 2022 besok, Kota Banda Aceh genap berusia 817 tahun. Tak terasa pula, Pemerintahan Aminullah Usman dan Zainal Arifin telah memasuki tahun terakhir kepemimpinannya di Ibukota Provinsi Aceh.

Sejalan dengan beragam pencapaian gemilang kota di usia ke-817 tahun, kinerja Pemerintahan Amin-Zainal mendapat respon positif dari sejumlah tokoh masyarakat. Salah satunya Alta Zaini yang saat ini menjabat sebagai Keuchik Gampong Lampulo.

“Selamat Hari Jadi Kota Banda Aceh ke-817. Seiring dengan bertambahnya usia, Banda Aceh hari ini semakin indah dan tertata kotanya, serta hidup ekonominya. Infrastruktur dan pembangunan terlihat di mana-mana,” ungkap Alta, Kamis 21 April 2022.

Menurutnya, selain pembangunan yag sudah tertata dan terencana, wali kota dan wakil wali kota terus melakukan peningkatan di semua bidang. “Semua ini terbukti dengan banyaknya penghargaan yang telah diterima. Ini membuktikan pekerjaan Amin-Zainal selama memimpin bukan isapan jempol belaka.”

Pembangunan dan renovasi, serta program bedah rumah bagi kaum duafa, mendapat atensi khusus dari Ketua RAPI Banda Aceh ini. “Luar biasa hampir 1.000 unit rumah duafa yang dibangun/rehab. Duo pemimpin kota kita juga kerap turun tangan memberikan santunan sosial bagi warga yang tertimpa musibah dan kurang mampu.”

Hal lainnya, ia menilai pembangunan akhlak, ekonomi, dan perhatian sosial yang sudah dilakukan Amin-Zainal sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat. “Kota aman, ekonomi hidup, masyarakat sejahtera. Ini yang paling utama, dari pada pembangunan lain yang kadang bersifat sia-sia dan mubazir,” ujar Alta.

Quick response pelayanan publik terkait air bersih, sampah, jalan berlubang, hingga pelanggaran syariat, turut diapresiasi oleh Alta. “Setiap keluhan masyarakat langsung direspon dengan menurunkan tim reaksi cepat dari PDAM, Dinas Pekerjaan Umum, DLHK, dan Satpol PP/WH.”

Ia pun berharap program-program kerja yang sudah direncanakan dan berjalan dapat terus dilanjutkan kembali oleh Amin-Zainal pada periode mendatang, “Sehingga pembangunan Banda Aceh terus dapat dilanjutkan dan menjadi kota yang gemilang dalam bingkai syariah sesuai visi Amin-Zainal,” ucapnya.

Masih menurut Alta, pro dan kontra terhadap suatu pemerintahan adalah hal yang lumrah. “Mungkin tidak semua pihak menyetujui program-program kerja dan pembangunan yang sudah dilaksnakan. Biasa kehidupan, ada yang suka dan ada yang tidak suka,” katanya.

“Akan tetapi dalam lima tahun terakhir, kenyataan memang sudah terbukti Amin-Zainal sukses melakukan pembangunan jor-joran, mulai dari mental/akhlak, pelayanan publik, hingga ekonomi terutama peningkatan UMKM. Insyaallah, bersama Amin-Zainal masyarakat Kota Banda Aceh menjadi mandiri serta benar-benar gemilang,” sebutnya. (