Diduetkan dengan Irwan Djohan, Apa Tanggapan Aminullah Usman?

Banda Aceh - Duet pasangan walikota Teuku Irwan Djohan dan Aminullah Usman ramai diperbincangkan masyarakat Banda Aceh. Kedua pasangan ini dinilai mampu membawa perubahan bagi kota Banda Aceh. Namun jika Aminullah Usman yang menjadi wakil walikota bagaimana respon dirinya?

Aminullah Usman yang menghubungi langsung redaksi HarianMerdeka.com melalui sambungan telepon mengatakan dirinya belum bisa mengambil keputusan. “Jika benar masyarakat menginginkan saya maju bersama Irwan Djohan, saya harus berdialog dengan teman-teman yang terlibat dalam tim pemenangan,” ujarnya.

Pak Amin mengakui jika dirinya dan Irwan Djohan maju dengan pasangan masing-masing akan membuat suara pemilih mereka terpecah. “Saya akui, karakter pemilih saya dan Irwan hampir sama, ada kekhawatirkan suara pemilih kami terbagi namun saya yakin jumlah pemilih saya masih diatas Irwan,” ujarnya.

Pak Amin menambahkan hingga saat ini dirinya baru mendapatkan tiga kursi DPRK dan membutuhkan dua kursi tambahan.”Baru PAN yang sudah pasti mendukung, Gerindra dan PKPI masih penjajakan,” ujarnya.

Dirinya mengakui sangat berharap didukung oleh partai Nasdem. “Sejak dua tahun lalu saya berharap pada pilkada tahun depan diusung oleh Nasdem, namun hasil survey yang tak diumumkan membuat saya berpaling ke PAN dan sementara berduet dengan keuchik Zainal sambil menunggu kursi tambahan,” ujarnya.

Selain itu dirinya mengakui sudah mengantongi 8000 KTP jika nantinya maju melalui jalur independen.

Warga Banda Aceh berharap Irwan Djohan dan Aminullah Usman bisa maju bersama dalam pilkada tahun depan. “Jika tidak ada yang mau jadi wakil, solusinya adalah ambil koin lempar keatas, siapa yang menang dia wakil, harus diakui melawan incumbent itu berat, uang daerah dia pegang, kadis, camat, keuchik, banyak yang merapat kedia karena janji-janji politik. Incumbent pencitraan bisa pakai APBK, nah kalau pak Amin maju dan Irwan maju terpisah suara pemilih pecah dan Illiza bisa unggul, uang pun habis banyak. Jika ingin melawan incumbent, inilah saatnya mereka bersama membangun koalisi menuju Banda Aceh Baru,” ujar Mukhtar warga Peunayong.

Warga lainnya, Nazaruddin asal Batoh mengatakan jika Irwan dan Amin bergabung dipastikan akan menang mudah. “Pilkada Banda Aceh ini hanya tiga calon yang mempunyai rating teratas, jika saat ini Irwan dan Amin maju, mereka dipastikan menang dan pada pilkada 2022 nanti hanya ada nama Irwan dan Amin di bursa walikota. Disitulah mereka fight head to head, buktikan siapa yang bisa merebut hati rakyat Banda Aceh,” ujarnya.

Peta politik Banda Aceh masih menjadi misteri dan semakin seru untuk diikuti, siapakah walikota idaman masyarakat Banda Aceh. Tunggu kejutan selanjutnya.

 

Facebook Comments

Berita Rekomedasi

Be the first to comment

Leave a Reply