Sukseskan PAUD HI, Bunda PAUD Kota Jalin Kerja Sama dengan OPD dan Mitra

Laporan ,

Banda Aceh – Pengurus Bunda PAUD Aceh menggelar launching pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI) yang disertai dengan penandatanganan MoU dengan sejumlah mitra dan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Acara tersebut diselenggarakan secara virtual yang diikuti masing-masing Kabupaten/Kota se-Aceh yang diresmikan langsung oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Jumat (28 Mei 2021).

Dalam hal ini, Bunda PAUD Kota pun menjalin MoU kerjasama dengan OPD terkait yang turut disaksikan Wali Kota Banda Aceh, Bunda PAUD Kota Banda Aceh sekaligus Ketua TP PKK Nurmiati, Kepala Bappeda Weri, Kadinkes Kota Lukman, Kadinsos Kota Muhammad Hidayat, Kepala Disdukcapil Kota Emila Sofayana, Plt Kadisdikbud Sulaiman Bakri, Kadis PMG Dwi Putrasyah, Kepala DP3AP2KB Cut Azharida, pengurus PAUD Kota, serta pengurus Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTI), dan Interferon Gamma Release Assays (IGRA).

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD Kota Nurmiati mengatakan untuk mewujudkan layanan PAUD Holistik Integratif membutuhkan keterlibatan institusi lintas sektoral dengan pembagian kerja yang jelas dan terstruktur untuk mewujudkan PAUD yang lebih optimal, sehingga nantinya akan melahirkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.

“Berbagai langkah strategis yang dilakukan ini adalah semangat untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Investasi pada anak usia dini adalah investasi terbaik untuk masa depan dan merupakan kunci dari pembangunan berkelanjutan, maka dari itu, urusan Layanan PAUD merupakan urusan semua orang, semua lembaga, tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut, Nurmiati menjelaskan PAUD Holistik Integratif yang dimaksud adalah, pola pendidikan menyeluruh dengan mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak. Dalam PAUD Holistik Integratif ini, pola pendidikan anak tidak hanya menekankan aspek pengetahuan semata, tetapi juga mencakup aspek gizi, kesehatan, pengasuhan, dan perlindungan.

“Adapun lima dasar utama hak anak akan menjadi perhatian utama dalam proses pembelajaran PAUD Holistik Integratif ini, yaitu, Hak terhindar dari penyakit, Hak terpenuhi kecukupan gizi, Hak asuh, Hak bermain, serta Hak mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan. Pengetahuan agama, moral, bahasa, dan sosial-emosional juga mendapat perhatian khusus. Semuanya diberikan berbasis kepada keluarga, sehingga si anak dapat belajar dan bermain dengan nyaman,

“Dengan adanya pola PAUD HI ini, anak-anak akan tumbuh kembang secara optimal karena pendidikannya bukan hanya berfokus pada pengetahuan intelektual, akan tetapi anak-anak bisa belajar sambil bermain,” jelasnya.