Wali Kota-Rektor Abulyatama MoU Jalankan Tridharma Perguruan Tinggi

Laporan ,

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Universitas Abulyatama.

Kerja sama tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Wakil Rektor III Universitas Abulyatama, Hady Maulanza mewakili Rektor, Selasa (26/4/2022) di pendopo wali kota.

Turut hadir pada penandatanganan MoU ini, Kabag Hukum Setdakota Banda Aceh, Muksin, Kabag Tapem Setdakota T Erwin dan sejumlah pejabat lainnya.

Hadir juga Dirut Rumah Sakit Meuraxa, Fuziati yang kemudian ikut menandatangani Perjanjian Kerjasama penggunaan RS Meuraxa sebagai rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran Unaya dengan Dekan Fakultas Kedokteran Unaya, Muhammad Yani sebagai tindak lanjut dari MoU antara Pemko dan kampus yang berdomisili di Lampoh Keude tersebut.

MoU antara Pemko dengan Unaya merupakan kerjasama tentang penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi dan pengembangan SDM Pemko Banda Aceh.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyambut positif kerjasama ini karena akan sangat bermanfaat bagi keduabelah pihak.

Kata Aminullah, kesepakatan bersama tersebut mencakup pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang terdiri atas bidang pendidikan dan pengajaran, bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Poin-poin lain yang mencakup adalah pengembangan SDM, penggunaan Rumah Sakit Meuraxa sebagai rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran Unaya dan penggunaan fasilitas kesehatan milik Pemko untuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi bidang kesehatan.
“Ini sebuah kemajuan. Dengan adanya kerjasama ini nilai RS Meuraxa akan lebih meningkat, akan jadi perhatian lebih banyak,” kata Aminullah.

Ia juga mengatakan, adanya kerjasama tersebut bisa meningkatkan nilai dan mutu RS Meuraxa.
“Karena dengan kerjasama ini banyak hal yang bisa dikembangkan, seperti pendidikan, penelitian, pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” tambah Aminullah.

Dalam kesempatan ini, ia sempat menceritakan sekilas kondisi Rumah Sakit Meuraxa yang terjerat hutang saat ia masih baru menjabat sebagai wali kota.
“Namun dengan kerja keras kita semua, Alhamdulillah kini sudah sehat keuangannya dan sehat pelayanannya,” kata wali kota.

Ia kemudian mengungkapkan Pemko terus berkomitmen melengkapi sarana dan fasilitas RS Meuraxa dengan kucuran dana dari DAK dan APBK. “RS Meuraxa ini kita dilengkapi terus. Sumber dari dana DAK., dari APBK kita tunjang juga,” ungkap mantan Dirut BPD ini