Pemilih Muslim Solid Dukung AMIN, Ditambah Kaum Nasionalis, Pasangan AMIN Bakal Mulus ke Putaran Kedua
JAKARTA – Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dinilai bakal mulus melaju ke putaran kedua karena disokong pemilih muslim yang solid ditambah dukungan dari kaum nasionalis.
Peluang tersebut semakin membesar seiring kompetisi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam memperebutkan pemilih dari ceruk yang sama, yaitu kaum nasionalis.
Demikian disampaikan pakar politik Umar Sholahudin terkait pernyataan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi yang menilai potensi suara Ganjar-Mahfud MD dan Prabowo-Gibran berasal dari basis massa yang sama.
“Saya setuju dengan pernyataan Burhanuddin Muhtadi, lumbung suara atau captive market (Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud) relatif sama, kalangan nasionalis. Sehingga wajar keduanya saling berebut,” ujar Umar kepada KBA News, Kamis, 30 November 2023.
Sementara kelompok Islam yang menjadi mayoritas pendukung Indonesia, sambungnya, menjadi lumbung suara pasangan AMIN. Namun bukan berarti Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud MD tidak religius dan AMIN tidak nasionalis.
“Semua paslon memiliki jiwa nasionalis dan religius. Cuman mungkin kadarnya yang berbeda kalau dilihat dari representasi personal (paslon) dan pengusungnya,” tutur dosen Sosiologi Politik yang juga Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya ini.
Dengan demikian, lanjutnya, bisa saja Pilpres 2024 ini dinilai diwarnai persaingan antara kelompok nasionalis dan religius. Karena suara kelompok nasionalis terpecah ke Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud, salah satu di antaranya yang bakal masuk putaran kedua.
Sementara itu, ungkapnya, kemungkinan besar paslon AMIN akan mendapat suara yang relatif utuh dari suara pemilih muslim dan tambahan unsur nasionalis. Mengingat, selain oleh dua partai Islam (PKB dan PKS), AMIN juga diusung Partai NasDem yang berhaluan nasionalis.
“Sehingga wajar jika ada prediksi politik yang berpotensi masuk putaran 2 itu (representasi) nasionalis (Prabowo-Gibran) dan paslon AMIN,” demikian Umar Sholahudin.
Sebelumnya Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi menilai potensi suara Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bagaikan bejana yang saling terkait. Hal ini terlihat dari temuan survei ketika Prabowo-Gibran meningkat, suara Ganjar Pranowo-Mahfud MD menurun.
Sementara suara AMIN tetap atau naik secara landai. Kalau pola ini terus berlanjut dan tidak ada yang mendapat suara 50 persen plus satu, Burhan menjelaskan, “Kemungkinan besar yang masuk ke putaran dua adalah Prabowo versus Anies. (Kbanews)



